Perbedaan Pie Susu Bali dan Egg Tart, Sekilas Mirip tapi Ternyata Berbeda

Perbedaan Pie Susu Bali dan Egg Tart

Bagi pecinta camilan manis, Pie Susu Bali dan Egg Tart sering dianggap sebagai makanan yang sama. Hal ini wajar karena keduanya memiliki bentuk bulat, kulit pastry, dan isian berwarna kuning yang menggugah selera. Namun, jika diperhatikan lebih dekat, terdapat beberapa perbedaan mendasar yang membuat kedua camilan ini memiliki karakter dan cita rasa yang berbeda.

Jika Anda sedang mencari oleh-oleh khas Bali atau ingin mengenal lebih jauh kuliner dari berbagai negara, berikut perbedaan Pie Susu Bali dan Egg Tart yang perlu diketahui.

Asal Usul Pie Susu Bali dan Egg Tart

Pie Susu Bali merupakan salah satu oleh-oleh khas Bali yang populer sejak puluhan tahun lalu. Camilan ini dikenal dengan perpaduan kulit pie yang renyah dan isian susu manis yang lembut. Saat ini, pie susu telah menjadi ikon oleh-oleh yang hampir selalu dibawa wisatawan setelah berlibur ke Bali.

Sementara itu, Egg Tart berasal dari tradisi kuliner Tiongkok dan Portugal. Versi yang paling dikenal banyak ditemukan di Hong Kong dan Macau. Egg Tart memiliki isian berbahan dasar telur dan susu yang dipanggang hingga menghasilkan tekstur custard yang lembut.

Perbedaan Bahan Utama

Perbedaan paling mendasar terletak pada bahan yang digunakan untuk membuat isiannya.

Pie Susu Bali : Pie Susu Bali umumnya dibuat menggunakan campuran:

  • Susu 
  • Telur
  • Tepung
  • Gula

Komposisi tersebut menghasilkan rasa manis yang khas dengan tekstur isian yang lebih padat.

Egg Tart Sementara Egg Tart biasanya menggunakan:

  • Telur dalam jumlah lebih banyak
  • Susu cair
  • Krim atau evaporated milk
  • Gula

Karena kandungan telur yang lebih dominan, Egg Tart memiliki rasa custard yang lebih kaya dan lembut.

Perbedaan Tekstur

Pie Susu Bali Salah satu ciri khas Pie Susu Bali adalah kulitnya yang tipis dan renyah. Isiannya cenderung padat serta tidak terlalu lembek sehingga nyaman dinikmati sebagai camilan sehari-hari. Tekstur inilah yang membuat pie susu cocok dijadikan oleh-oleh karena lebih tahan selama perjalanan.

Egg Tart Egg Tart memiliki tekstur yang lebih lembut dan creamy. Saat digigit, bagian tengahnya terasa seperti custard yang halus dan sedikit bergoyang. Kulit Egg Tart juga biasanya lebih tebal, terutama pada versi yang menggunakan puff pastry berlapis-lapis.

Perbedaan Rasa

Dari segi rasa, keduanya juga memiliki karakter yang berbeda. Pie Susu Bali menawarkan rasa susu yang manis dengan aroma panggangan yang khas. Rasanya ringan sehingga mudah diterima oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Di sisi lain, Egg Tart memiliki rasa telur dan susu yang lebih kuat. Sensasi custard yang creamy menjadi daya tarik utama camilan ini.

Perbedaan Cara Menikmati

Pie Susu Bali umumnya dinikmati dalam kondisi suhu ruang dan sering dijadikan oleh-oleh khas Bali. Produk ini mudah disimpan dan praktis dibawa ke luar kota maupun luar negeri.

Sebaliknya, Egg Tart biasanya paling nikmat disantap saat masih hangat dan baru keluar dari oven. Tekstur custard yang lembut akan terasa lebih maksimal ketika masih segar.

Mana yang Lebih Cocok Sebagai Oleh-Oleh?

Jika tujuan Anda adalah mencari oleh oleh khas Bali, maka Pie Susu Bali menjadi pilihan yang lebih praktis. Selain memiliki daya tahan yang baik, kemasannya juga dirancang untuk memudahkan perjalanan wisata.

Saat ini tersedia berbagai merek pie susu dengan pilihan rasa yang semakin beragam. Salah satunya adalah Pie Susu Dhian yang dikenal dengan tekstur kulit yang renyah serta varian rasa yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.

Meskipun sekilas terlihat mirip, Pie Susu Bali dan Egg Tart memiliki banyak perbedaan mulai dari asal-usul, bahan utama, tekstur, hingga cita rasa. Pie Susu Bali menawarkan rasa susu yang manis dengan tekstur renyah dan praktis sebagai oleh-oleh, sedangkan Egg Tart menghadirkan sensasi custard telur yang lembut dan creamy.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata, Pie Susu Bali tetap menjadi salah satu pilihan oleh-oleh favorit karena mudah dibawa, tahan selama perjalanan, dan memiliki cita rasa yang identik dengan pengalaman liburan di Bali.